BERHENTI SEKALI LAGI

Malam ini ku putar kembali rekaman suaramu yang masih saja aku simpan. Sudah berkali-kali ku bilang bahwa aku suka bukan? Ratusan kali nyanyian mu terputar. Tapi baru kali ini tak ada tangisan terdengar.

Aku masih suka menyeduh sendu itu sendiri. Tak ku izinkan seorang pun untuk menyicip yang ku racik. Karena sejatinya, walaupun pilu tapi aku candu.

Kemarin-kemarin aku masih saja berandai-andai. Bagaimana bila aku dan kamu bertemu, lalu kita bisa menyatu. Namun aku terhempas hebat. Nestapaku terlontar kuat. Aku dan kamu akan tetap menjadi dua. Bukan satu.

Aku pikir, sudah saatnya aku berhenti sekali lagi. Berhenti menulis semua tentang kamu. Tentang kita yang nyatanya tidak pernah bersama. Tentang semua rasa, yang tak bisa mencapai asa.

Kini aku menyadari, bagaimana teori patah hati terkelam dibuat. Ketika aku harus mengakhiri, padahal tidak pernah ada yang dimulai.

-idl
Surabaya, 10.14 pm

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REUNI SMPN 222 JAKARTA TAHUN 2013/2014

Mudik Absurd Ala Gua